Renunganku

Suatu hari seorang ibu melahirkan seorang bayi perempuan. Sang ibu berharap bayinya kelak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan menjadi kebanggaan orang tua. Kini, setelah 29 tahun berlalu, sang bayi tumbuh menjadi seorang perempuan dewasa.

Dan hari ini, ketika hari itu berulang, perempuan itu kembali mempertanyakan
“Apakah selama ini dia telah tumbuh menjadi pribadi yang baik?”
“Apakah dia telah cukup membuat kedua orang tuanya bangga?”
“Apakah hidupnya selama 29 tahun telah dimanfaatkan dengan baik?”
“Apa yang akan dilakukan untuk membuat hidupnya lebih bermakna dan bermanfaat di masa yang akan datang?”

Ya, malam ini aku kembali merenung tentang hidupku. Membuka kisah demi kisah yang mewarnai masa yang tlah kulalui. Dan tiada kata terucap selain syukur.

Ya Allah, terima kasih atas limpahan rahmat dan karuniaMu untukku hingga saat ini. Terima kasih untuk keluarga yang luar biasa, teman2 yang istimewa dan rekan2 kerja yang bersahabat. Terima kasih telah mengirimkan mereka untuk membuat hidupku lebih indah dan bermakna. Semoga hambaMu ini bisa membuat sisa umurnya menjadi lebih bermanfaat dan memenuhi harapan orang tua dan semoga semua nikmatMu ini tak membuat ku lupa untuk selalu bersyukur.

Advertisements

17 thoughts on “Renunganku

  1. Hari ini, hari yang kau tungguuubertambah satu tahun, usiamusmoga bahagia slaluuuYang kuberi,bukan ipone dan hengponhanya untaian doa smoga sehat slaluuuSlamat ulang tahunSmoga panjang umurrrNyanyi aja ahhhh… Loh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s