Hidup Mulia, Mati Bahagia

Pagi tadi saya mendengarkan sebuah ceramah yg menurut saya judulnya simpel, tapi dahsyat:

“Hidup Mulia, Mati Bahagia”  (Merinding pas denger-nya)

Siapa sih yang ga pengen seperti itu?

Dari ceramah tadi ada beberapa pesan yang bisa saya petik:

Agar hidup kita mulia dan mati bahagia, kita harus senantiasa bersyukur dan berterima kasih.
Wujud dari rasa syukur itu adalah ibadah kepada Allah, sedangkan wujud dari rasa terima kasih adalah berbuat baik kepada sesama.

Begitu banyak waktu yang Allah berikan kepada kita, tapi berapa dari waktu kita itu disisihkan untuk beribadah??
Contoh sederhananya:
Dari 8760 jam yang Allah berikan untuk makan dan minum dalam setahun, kita hanya diwajibkan berpuasa 360 jam saja. Klo diitung-itung cuma 4,1 % aja lho. (Dikit ya?)
Dari 1440 menit yang Allah berikan untuk kita dalam sehari, kita hanya perlu waktu 75 menit saja (bahkan kadang kurang) untuk menunaikan sholat 5 waktu. Itu cuma 5,2 % aja. Bagaimana jika di bandingkan dengan waktu tidur, yang rata-rata kita perlu waktu 6 jam sehari?? Padahal jelas-jelas di sebutkan bahwa “sholat lebih baik dari pada tidur”.
(Hiks….!, jadi ngrasa berdosa bgt klo lebih menikmati tidur dari pada sholat subuh)

Hidup di dunia bersifat sementara saja, semua pasti akan kembali kepada-Nya.
Oleh karena itu, kita harus berusaha agar setiap rizki yang Allah berikan kepada kita dapat memberikan manfaat baik di dunia maupun di akhirat. (Nah Vit!…banyak2lah beribadah dan beramal!)

Dan…………….

Ingatlah! Waktu yang Allah berikan untuk kita hidup di dunia ini semakin lama semakin berkurang. Setiap saat, setiap detik, begitu berharga.

So, untuk mencapai hidup mulia dan mati bahagia, jadikanlah hidup sebagai ibadah! Setiap saat, setiap detik!

Pertanyaannya??? berapa waktu yang kau gunakan untuk beribadah hari ini vita???

*Mikir berat!*

_______________________________

Bukan bermaksud menggurui, cuma menuliskan kembali apa yg saya pelajari pagi ini.

Hm….pagi yang sempurna buat saya.

Advertisements

8 thoughts on “Hidup Mulia, Mati Bahagia

  1. mangkanya saya selalu berusaha agar hidup saya menjadi ibadah. Artinya apa yang saya pikirkan, ucapkan, kerjakan, rencanakan semua ditujukan sebagai rasa syukur serta untuk Kemuliaan Tuhan. Kalau itu bisa tercapai maka 24 jam dalam sehari adalah ibadah.Tapi pasti sulit tuh!..hehe…

  2. Tapi ibadah dalam Islam kan bermakna luas. Apapun yang kita kerjakan dari bangun tidur mpe tidur lagi kan ibadah selama semua niatnya dilakukan karena Allah. Bahkan menulis blog pun ibadah klo dengan niat untuk amar makruf nahi mungkar misalnya.Lam kenal, btw…^^

  3. Yap, memang benar! Utk sholat n puasa itu contoh gampangnya aja.Makanya disimpulkan, utk hidup mulia mati bahagia, jdikanlah hidup ini sbgai ibadah, karna hal itu akan mempengaruhi orientasi tindakan kita sehari-hari.Wallahualam Lam kenal jga ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s