Ngelaut Yuks!

Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa saya akan merasakan langsung kehidupan nelayan, susahnya mencari ikan, dan kerasnya kehidupan laut. Dulu ketika saya SMA, saya bercita-cita kuliah di IPB, ga peduli jurusannya apa, yg jelas harus IPB.
Dan keberuntunganpun berpihak pada saya. Saya diterima di IPB di Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan yang ternyata………. Nelayan Bangeeeeeeeeeeeeeeet.

Dari situ saya mulai mengenal bagaimana usaha penangkapan ikan, alat tangkapnya, kapalnya dan teknologinya. Yang membuat saya cukup “surprise” adalah saat saya ikut nelayan mencari ikan. Saya ikut trip nalayan sehari penuh, ada yg dari pagi sampai sore dan ada pula yang dari sore sampai pagi lagi. Asli…………. ternyata asyik bangeeeeet! Layaknya petualangan bahari dech!
Saya melihat langsung bagaimana nelayan berebut ikan di laut, saling mengejar kawanan ikan dan tidak sungkan2 mengeluarkan golok kalau ada konflik di tengah laut. Serem pokoknya.

Dan, setelah 4 tahun lepas dari bangku kuliah, saya rindu untuk melaut lagi. Alhamdulilah kemaren dapet kesempatan. Selama 2 minggu saya mendapat tugas dari kantor untuk mendampingi mahasiswa Praktek Laut di Palabuhanratu, Sukabumi.

Seru banget! (Meskipun kulit wajahpun menghitam……………..)

Saya memang nggak bisa lagi ikut ngelaut bareng nelayan, tapi saya merasakan naek kapal ikan punya IPB yang mempraktekkan langsung operasi penangkapan ikan bersama kelompok mahasiswa yang saya dampingin.

Alhamdulilah, dibawah sinar terang rembulan, ditengah laut teluk palabuhanratu yang cukup tenang, hasil tangkapan kami malam itu banyak banget. Jaring yang terbentang sepanjang 600 m, perlahan diangkat. Dan dari mata jaringnya, satu persatu muncul ikan yang tertangkap. Mahasiswa ditugasi untuk mencatat hasil tangkapan dan mengukurnya. Ternyata hasil tangkapannya mencapai 762 ekor beratnya lebih dari 1 kwintal.
Luaaaaaaaaar biasa! Mengingat saat itu sedang musim paceklik.
Nelayannya juga ga nyangka sama sekali, kita bisa dapet ikan sebanyak itu. 9 jam terapung di lautan terbayar sudah dengan melihat ikan yang ditangkap.

Tapi sayang, ikan yang tertangkap harganya tidak begitu mahal. Di tempat pelelangan cuma dihargai 3000/kg. Alhasil cuma dapet Rp. 300.000 dech! (Yang dilelang cuma 1 kwintal, yang laen di bawa pulang untuk pesta bebakaran).

Nah baru ngarasa dech, susahnya jadi nelayan. Masih untung kelompok yang ngelaut malem itu dapet banyak. Tiga kelompok lainnya lebih miris lagi, ada yang dapet 30 ekor, 20 ekor bahkan ada yang 5 ekor saja.

Mudah2an nelayan dapet tangkapannya lebih banyak lagi. Dan paceklikpun segera berlalu.

Advertisements

2 thoughts on “Ngelaut Yuks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s